Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kabupaten Boltim ke-IX berlangsung khidmat di Lapangan Garuda, Kecamatan Nuangan, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima yang mewakili Bupati Oskar Manoppo.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda, pemerintah daerah menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan MTQ yang telah berlangsung selama beberapa hari.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari panitia, peserta, hingga dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan MTQ ke-IX tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Iksan di hadapan para tamu undangan.
Lebih dari sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, MTQ dinilai memiliki peran strategis dalam pembinaan mental dan spiritual umat.
Pemerintah daerah memandang kegiatan ini sebagai ruang pembentukan karakter, khususnya bagi generasi muda, agar memiliki landasan nilai yang kuat di tengah arus perubahan global.
Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui MTQ, diharapkan tumbuh kecintaan yang lebih dalam terhadap kitab suci serta meningkatnya kualitas keimanan masyarakat.
“MTQ merupakan sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat keimanan, dan membangun karakter generasi muda agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” lanjutnya.
Ia juga menyoroti tantangan globalisasi yang semakin kompleks, yang berpotensi memengaruhi perilaku generasi muda.
Dalam konteks tersebut, nilai-nilai Al-Qur’an dinilai menjadi benteng moral yang penting.
“Kita berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an, sehingga generasi muda mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Sekda turut memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum meraih juara agar tidak patah semangat.
“Prestasi bukan satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah semangat belajar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an yang terus tumbuh,” ujarnya.
Acara penutupan MTQ ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hendra Tangel, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga ahli Bupati, serta jajaran pemerintah kecamatan dan desa.
Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Boltim, Aswin Kiay Demak, serta perwakilan dari Polres Bolaang Mongondow Timur yang ikut menyaksikan penutupan kegiatan tersebut.
Dengan berakhirnya MTQ ke-IX ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama kegiatan dapat terus hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.












