Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memastikan penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para guru di lingkungan Pemkab Boltim telah terealisasi sepenuhnya atau mencapai 100 persen.
Kepastian ini disampaikan pada Rabu (7/1/2026) sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Realisasi penyaluran TPG ke-13 dan THR tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak-hak tenaga pendidik.
Kebijakan ini sekaligus menegaskan perhatian serius Pemkab Boltim terhadap kesejahteraan guru yang selama ini berperan penting dalam mencerdaskan generasi penerus daerah.
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, menegaskan bahwa guru merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh hak guru dipenuhi tepat waktu dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan guru. TPG ke-13 dan THR ini merupakan hak yang harus diterima, sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi para pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Boltim,” ujar Oskar Manoppo.
Menurut Bupati, kesejahteraan guru memiliki korelasi langsung dengan mutu pembelajaran di sekolah.
Dengan terpenuhinya hak finansial, guru diharapkan dapat lebih fokus menjalankan tugas profesionalnya, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses belajar mengajar, hingga pembinaan karakter peserta didik.
Ia juga berharap tunjangan yang telah diterima dapat dimanfaatkan secara bijak, baik untuk kebutuhan keluarga maupun untuk menunjang aktivitas profesional sebagai pendidik.
Pemerintah daerah, kata Oskar, akan terus berupaya menjaga kesinambungan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan.
“Semoga tunjangan ini menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan inovasi dalam pembelajaran, sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur semakin baik dan berdaya saing,” lanjutnya.
Penyaluran TPG ke-13 dan THR ini juga dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan tenaga pendidik.
Hubungan yang harmonis antara kedua pihak diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif dan berkelanjutan.
Pemkab Boltim menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam tata kelola pendidikan, termasuk dalam hal pemenuhan hak-hak guru.
Pemerintah daerah berharap, dengan dukungan dan dedikasi para pendidik, visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Bolaang Mongondow Timur dapat terwujud secara bertahap dan berkelanjutan.












