Suasana Desa Bongkudai Selatan, Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, berubah total pada akhir pekan ini.
Ratusan rider dari berbagai daerah tumpah ruah memadati arena start untuk ambil bagian dalam Trail Adventure Kongsi Kilat, sebuah ajang balap lintas alam yang penuh adrenalin.
Event spektakuler ini digelar dalam rangka anniversary pertama komunitas Kongsi Kilat, sekaligus menjadi pesta olahraga otomotif terbesar yang pernah digelar di wilayah itu.
Menariknya, acara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Boltim, Argo V. Sumaiku, yang hadir bersama Sekretaris TP-PKK Boltim, Lucia K. Sumaiku-Mokoginta.
Start dan finish dipusatkan di Gedung Serbaguna Bongkudai Selatan.
Dari titik itu, para rider langsung disuguhi lintasan menantang yang membelah perbukitan, hutan lebat, hingga jalur tanah licin khas Boltim.
Trek ini dirancang untuk menguji nyali sekaligus ketahanan fisik peserta.
Deru knalpot motor trail yang meraung-raung menambah panas suasana.
Penonton yang memenuhi area start hingga pinggir lintasan ikut larut dalam sorakan ketika para rider melibas tanjakan curam dan turunan ekstrem.
“Lintasannya luar biasa, benar-benar memacu adrenalin. View-nya juga indah banget, jadi meski capek tetap terbayar dengan pemandangan,” ujar salah satu rider asal Manado yang ikut ambil bagian.
Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Wakil Bupati Argo Sumaiku memberikan apresiasi besar kepada komunitas Kongsi Kilat atas inisiatifnya menggelar kegiatan positif seperti ini.
“Trail Adventure ini bukan sekadar menaklukkan jalur ekstrem, tapi juga soal mempererat persaudaraan, mempromosikan potensi alam Boltim, sekaligus menjadi wadah anak muda menyalurkan energi dengan cara yang positif,” kata Argo di hadapan ratusan peserta.
Bahkan, tak hanya melepas para rider, Argo bersama istrinya ikut menjajal ketegangan di jalur trail.
Dengan penuh semangat, mereka ikut gaspol di atas motor trail, disambut riuh tepuk tangan masyarakat yang menonton.
Aksi keduanya pun menjadi momen paling berkesan dalam gelaran ini.
Trail Adventure Kongsi Kilat edisi perdana ini menghadirkan lebih dari sekadar ajang balap motor.
Bagi komunitas dan masyarakat setempat, acara ini menjadi ruang kebersamaan.
Para rider dari berbagai daerah bisa saling berinteraksi, berbagi pengalaman, sekaligus menjalin silaturahmi lintas komunitas.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi wisata alam Boltim.
Dengan rute yang melewati bukit hijau, sungai jernih, hingga hutan tropis, para rider seakan diajak menikmati keindahan Boltim dari jalur yang berbeda.
“Kami berharap event ini bisa menjadi agenda rutin tahunan. Selain menyalurkan hobi otomotif, acara seperti ini juga punya dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama UMKM lokal yang ikut berjualan,” ungkap salah satu panitia Kongsi Kilat.
Bagi masyarakat Bongkudai Selatan, hadirnya ratusan rider dan penonton membawa euforia tersendiri.
Sejak pagi hari, warga sudah memenuhi area sekitar start line, bahkan sebagian ikut membantu menyediakan konsumsi dan kebutuhan teknis lain.
Sorak-sorai, deru motor, dan suasana kebersamaan membuat Trail Adventure Kongsi Kilat tahun ini terasa istimewa.
Tak berlebihan jika banyak pihak menyebut event ini sebagai awal baru bagi geliat otomotif dan wisata petualangan di Boltim.












