Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menyerukan ketenangan publik menyusul mencuatnya peristiwa yang melibatkan warga Desa Watuliney dan Desa Molompar di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara.
Insiden yang sempat memicu perhatian masyarakat luas ini terjadi di luar yurisdiksi administrasi Boltim, namun berbagai informasi yang beredar dengan cepat melalui media sosial membuat sebagian warga ikut merasa terdampak.
Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Daerah Boltim menegaskan bahwa peristiwa tersebut telah ditangani langsung oleh aparat keamanan di Kabupaten Minahasa Tenggara.
Karena itu, masyarakat Boltim diminta untuk tidak terlibat dalam bentuk apa pun dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi liar yang tersebar di ruang publik. Pemerintah menekankan bahwa stabilitas sosial di wilayah Boltim tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, turut mengeluarkan imbauan agar warga bersikap bijak dalam merespons isu yang berkembang.
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu mengambil langkah-langkah reaktif hanya karena melihat potongan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu yang belum tentu valid. Tidak perlu melakukan tindakan yang justru memperkeruh suasana. Penanganan insiden tersebut sepenuhnya telah ditangani oleh aparat keamanan,” ujar Bupati Manoppo dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Bupati, menjaga keamanan dan ketertiban wilayah bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia meminta warga Boltim untuk tetap mengutamakan persatuan, menghindari penyebaran kabar yang tidak terverifikasi, serta menjaga harmoni antarwarga, baik di tingkat desa maupun kecamatan.
Ia juga menyampaikan bahwa tindakan spekulatif atau aksi solidaritas yang tidak terukur justru dapat melahirkan ketegangan baru yang semestinya bisa dihindari.
Di tengah cepatnya arus informasi di media sosial, Pemda Boltim mengingatkan pentingnya literasi digital bagi masyarakat. Warga diminta untuk memeriksa sumber informasi, memastikan keaslian konten, serta tidak menyebarkan postingan yang berpotensi memicu sentimen negatif.
Pemerintah menekankan bahwa ketenangan publik merupakan kunci untuk mencegah munculnya eskalasi di luar area insiden.
Lebih jauh, Pemda Boltim menggarisbawahi komitmennya menjaga situasi daerah tetap kondusif.
Koordinasi antara perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan terus diperkuat untuk memastikan tidak ada imbas lanjutan dari peristiwa tersebut terhadap stabilitas Boltim.
Dengan imbauan ini, Pemerintah Daerah berharap seluruh masyarakat mengedepankan kebijaksanaan, saling mengingatkan, serta menjunjung nilai keharmonisan yang selama ini menjadi kekuatan sosial di wilayah Boltim.
Pemerintah kembali mengajak warga untuk bersama-sama menjaga daerah tetap aman, damai, dan jauh dari provokasi yang tidak bertanggung jawab.












