Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kali ini, Pemkab Boltim menggandeng Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Kamis (4/9/2025).
Kesepakatan kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., bersama Rektor UDK, Dr. Muharto, S.Pd.I., S.E., M.Si. Acara ini juga disaksikan jajaran pejabat Pemkab Boltim serta perwakilan akademisi UDK.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar menegaskan pentingnya sinergi pemerintah dan perguruan tinggi untuk mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Boltim.
Menurutnya, dunia akademik memiliki peran besar dalam memberikan saran, masukan, sekaligus solusi bagi pembangunan daerah.
“Kami berharap ada kontribusi nyata dari kalangan akademisi, minimal berupa saran maupun gagasan yang bisa membantu Boltim menjadi lebih baik ke depan,” ujar Oskar.
Bupati juga menambahkan, peningkatan kualitas SDM merupakan kunci agar Boltim mampu bersaing dan melahirkan generasi yang unggul.
“Kalau SDM kita kuat, maka pembangunan di semua sektor bisa lebih cepat,” tegasnya.
Di sisi lain, Rektor UDK, Dr. Muharto, menekankan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tetapi sebuah langkah strategis untuk mendukung program pemerintah daerah.
Ia menuturkan, UDK berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang terjangkau bagi masyarakat luas, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Durasi kuliah di UDK rata-rata tiga tahun dengan biaya total hanya sekitar Rp5,5 juta dari awal hingga lulus. Ini sangat terjangkau, dan kami memang memprioritaskan akses pendidikan bagi masyarakat ekonomi lemah,” jelas Muharto.
Menurutnya, melalui MoU ini, UDK ingin ikut berperan aktif dalam pembangunan SDM Boltim.
“Harapan kami, UDK bisa menjadi mitra strategis Pemkab Boltim, tidak hanya untuk mencetak lulusan, tapi juga memberikan kontribusi berupa penelitian, pengabdian masyarakat, dan ide-ide segar bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Penandatanganan MoU tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat penting Pemkab Boltim. Antara lain Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna, S.H., Tenaga Ahli Bupati, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kurniawan Basol, S.H. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa kerja sama ini mendapat dukungan penuh dari jajaran birokrasi Boltim.
Dengan adanya kerja sama ini, Pemkab Boltim berharap masyarakat bisa semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Sementara UDK berkomitmen memberikan ruang lebih luas bagi generasi muda Boltim agar bisa menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya yang mahal.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia akademik ini diharapkan bisa menjadi pondasi kuat dalam melahirkan SDM unggul.
Ke depan, kerja sama ini tidak hanya terbatas pada sektor pendidikan, tetapi juga dapat melebar ke penelitian, inovasi, hingga pemberdayaan masyarakat.












