Suasana haru dan penuh semangat terasa di Ruang Rapat Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pada Selasa (7/10/2025) siang.
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., secara resmi melepas Rasya Alfarizi Mamonto-Koto, peserta utusan Boltim yang akan berlaga di ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Nasional tahun 2025.
Rasya, putra daerah berbakat asal Boltim, akan mengikuti kompetisi STQH Nasional yang diselenggarakan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 9–19 Oktober 2025 mendatang. Keberangkatannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Boltim, karena membawa nama daerah di ajang keagamaan paling bergengsi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat dan dedikasi Rasya dalam menekuni seni tilawah.
Ia menegaskan bahwa kegiatan STQH bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk memperkokoh nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.
“STQH bukan hanya ajang lomba membaca Al-Qur’an. Ini adalah wahana penting untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dari segi bacaan, hafalan, pemahaman, hingga pengamalan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Oskar dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar keikutsertaan Rasya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Boltim untuk terus mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an.
“Kita ingin melahirkan generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga menghayati dan menjalankan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya,” tambahnya.
Bupati Oskar juga memberikan doa dan dukungan penuh kepada Rasya agar tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik.
“Semoga ananda Rasya Alfarizi Mamonto-Koto selalu dalam lindungan Allah SWT. Diberi kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam setiap langkahnya, serta mampu menorehkan prestasi terbaik untuk Boltim di ajang STQH Nasional tahun ini. Aamiin ya rabbal ‘alamin,” ucapnya dengan penuh harap.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim, di antaranya Asisten III Bidang Administrasi Umum Hardiman Pasambuna, Tenaga Ahli Bupati, Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Boltim, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sementara itu, Rasya Alfarizi sendiri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah serta seluruh masyarakat Boltim.
“Saya merasa sangat terhormat bisa mewakili daerah tercinta di tingkat nasional. Mohon doa dari seluruh masyarakat Boltim agar saya bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama daerah,” ujar Rasya dengan mata berbinar.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan doa bersama dan pemberian pesan moral oleh Bupati Oskar Manoppo.
Ia menekankan pentingnya menjadikan momentum STQH sebagai sarana mempererat persaudaraan antarumat Islam serta memperkuat pondasi spiritual generasi muda.
“Keberangkatan Rasya bukan sekadar mewakili daerah, tapi juga membawa pesan moral tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an. Semoga langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun Boltim yang religius dan berkarakter,” pungkas Bupati.
Dengan penuh semangat dan doa dari seluruh masyarakat, Rasya Alfarizi kini siap melangkah ke panggung nasional membawa nama Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan semangat Generasi Qur’ani dari Tanah Timur Totabuan.












