Wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan ditunjukkan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, yang secara resmi menghibahkan tanah milik Pemerintah Kabupaten Boltim kepada Muhammadiyah.
Langkah visioner tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, saat menghadiri Pengajian Akbar Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Manado, Minggu (12/10/2025).
Acara yang diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Manado bersama Pengurus Serikat Muhammadiyah Sulawesi Utara ini berlangsung meriah dan khidmat. Ribuan jamaah, civitas akademika, serta pengurus Muhammadiyah dari berbagai daerah turut hadir.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat Boltim seperti Ketua DPRD Samsudin Dama, Kadis Pendidikan Yusri Damopolii, Kadis Kesehatan Dr. Nani Manoppo, dan Sekretaris DPRD Iklas Pasambuna.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah yang selama ini telah berperan besar dalam membangun peradaban bangsa melalui dunia pendidikan dan dakwah.
Ia menegaskan, kerja sama antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah Boltim.
“Apresiasi saya kepada Muhammadiyah. Undangan ini menjadi kehormatan bagi Boltim. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memajukan sektor pendidikan. Semoga hibah tanah ini membawa manfaat besar bagi pengembangan pendidikan di daerah kami,” ujar Oskar Manoppo dalam sambutannya di hadapan Menteri Pendidikan dan civitas Universitas Muhammadiyah Manado.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Dalam pidatonya, Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemkab Boltim yang telah memberikan dukungan nyata terhadap dunia pendidikan.
“Terima kasih kepada Bupati Boltim atas hibah tanah yang diberikan kepada Muhammadiyah. Ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah dan lembaga keagamaan untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik. Apa yang dilakukan Bupati Boltim patut dijadikan contoh,” ujar Abdul Mu’ti disambut tepuk tangan hadirin.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah daerah seperti Boltim menjadi bagian penting dalam memperkuat peran Muhammadiyah di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, langkah Pemkab Boltim mencerminkan visi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia unggul menuju generasi emas Indonesia.
Pengajian Akbar Muhammadiyah ini juga menjadi ajang silaturahmi dan refleksi kebangsaan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah dan Muhammadiyah berkomitmen memperkuat sinergi untuk mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing global.
Bupati Oskar menutup sambutannya dengan menegaskan bahwa kerja sama antara Pemkab Boltim dan Muhammadiyah akan terus berlanjut.
“Kami akan terus bersinergi dengan Muhammadiyah, bukan hanya di bidang pendidikan, tetapi juga dalam pengembangan masyarakat secara menyeluruh,” tandasnya.












