Oskar Manoppo Tegaskan Komitmen Boltim di Rakor RTRW Sulut

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masa depan pembangunan Sulawesi Utara bakal ditentukan oleh satu dokumen penting: Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2025–2044.

Dokumen ini kini masuk tahap krusial setelah dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor di Hotel Tribrata, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, ikut hadir langsung.

Ia menegaskan komitmen daerahnya untuk mendukung penuh penyusunan RTRW Sulut yang baru.

“RTRW provinsi adalah acuan semua kabupaten/kota, termasuk Boltim. Jadi kami harus hadir, memberi masukan, dan memastikan pembangunan nanti tetap memperhatikan potensi daerah serta kelestarian lingkungan,” tegas Oskar.

RTRW bukan sekadar peta atau dokumen di meja pejabat. Ini adalah “peta jalan” pembangunan selama 20 tahun ke depan.

Dari situ bisa ditentukan mana wilayah industri, pariwisata, pemukiman, hingga kawasan lindung.

Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa revisi RTRW sudah tidak bisa ditunda lagi.

Menurutnya, banyak hal baru yang muncul dalam 10 tahun terakhir, mulai dari pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kebutuhan infrastruktur, hingga ancaman perubahan iklim.

“RTRW lama sudah tidak relevan. Sulut harus menyesuaikan dengan dinamika nasional maupun global. Kita butuh tata ruang yang komprehensif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” kata Yulius di hadapan forum.

Rakor lintas sektor ini digelar untuk menyatukan pandangan semua pihak.

Hasil pembahasan nantinya akan diajukan ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mendapat persetujuan substansi.

Prosesnya panjang dan penuh tantangan. Tanpa persetujuan substansi dari Menteri ATR/BPN, Ranperda RTRW tidak bisa ditetapkan menjadi Perda.

Padahal, tanpa Perda RTRW, arah pembangunan daerah bisa terhambat.

Turut hadir dalam Rakor ini Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, seluruh bupati/walikota se-Sulut, serta pejabat dari berbagai kementerian/lembaga terkait.

Dari Boltim, hadir juga Sekda M Iksan Pangalima dan Asisten Perekonomian Harris P Sumanta.

RTRW Sulut 2025–2044 bukan hanya soal membagi-bagi wilayah.

Tantangan terbesar ada pada keseimbangan antara kepentingan investasi dan kelestarian lingkungan.

Di satu sisi, Sulut sedang gencar membuka ruang investasi.

Kawasan pariwisata, tambang, dan industri tumbuh cepat. Di sisi lain, Sulut adalah daerah rawan bencana: banjir, longsor, hingga gempa.

Jika tata ruangnya salah kelola, dampaknya bisa fatal bagi masyarakat.

“Kalau tata ruangnya tidak hati-hati, pembangunan bisa jadi bumerang. RTRW harus jadi benteng, bukan celah masalah baru,” ungkap seorang pejabat Kementerian ATR/BPN.

Di sinilah peran kepala daerah seperti Oskar Manoppo menjadi penting. Dukungan Boltim dan kabupaten/kota lain akan memastikan RTRW tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi juga bisa dijalankan di lapangan.

“Sinkronisasi lintas sektor ini kunci. Harus ada harmonisasi antara provinsi, kabupaten/kota, dan pusat. Baru pembangunan bisa jalan sesuai visi besar,” tambah Oskar.

Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, RTRW Sulut 2025–2044 ditargetkan bisa rampung dan ditetapkan sebagai Perda dalam waktu dekat.

Jika itu tercapai, Sulut punya landasan hukum yang kuat untuk mengatur pembangunan selama dua dekade ke depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wabup Argo Sumaiku Serahkan Perubahan KUA-PPAS 2026 ke DPRD Boltim
Bupati Oskar Manoppo Lepas Jamaah Calon Haji dengan Pesan Menyentuh
Meriah! Fun Run Boltim Bersama Konsulat Belanda, Warga Antusias Ikut Jalan Sehat
MTQ Boltim ke-IX Resmi Ditutup, Pemda Tekankan Peran Al-Qur’an Bentengi Generasi Muda
Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Boltim Hadiri Paripurna DPRD Bahas LKPJ 2025
Data Jadi Kunci Pembangunan, Pemkab Boltim Canangkan Desa Cinta Statistik
Pemkab Boltim Dorong Kampung Nelayan Merah Putih, KKP Beri Sinyal Positif untuk 2026
Bupati Oskar Manoppo Gandeng Bank Tanah, Targetkan Pengelolaan Lahan Lebih Produktif

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:03

Wabup Argo Sumaiku Serahkan Perubahan KUA-PPAS 2026 ke DPRD Boltim

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00

Bupati Oskar Manoppo Lepas Jamaah Calon Haji dengan Pesan Menyentuh

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:00

Meriah! Fun Run Boltim Bersama Konsulat Belanda, Warga Antusias Ikut Jalan Sehat

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:50

MTQ Boltim ke-IX Resmi Ditutup, Pemda Tekankan Peran Al-Qur’an Bentengi Generasi Muda

Kamis, 30 April 2026 - 22:00

Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Boltim Hadiri Paripurna DPRD Bahas LKPJ 2025

Berita Terbaru